select language/pilih bahasa

PEEP (Proyek Fisika dan Etika Pendidikan)


PEEP (Proyek Fisika dan Etika Pendidikan)

PEEP
                PEEP (Proyek Fisika dan Etika Pendidikan) Proyek menyediakan memikirkan dengan baik seperangkat sumber daya untuk mengajar masalah etika dalam fisika. Hal ini mungkin mengejutkan betapa sedikitnya perhatian yang dihabiskan di sekolah tinggi dan universitas program pendidikan fisika pada topik isu-isu etika terkait fisika. Keahlian fisika sangat penting untuk pemahaman penuh dari banyak isu-isu seperti perubahan iklim dan isu-isu energi yang kita hadapi sebagai masyarakat. Sumber daya ini dapat memberikan titik awal bagi fisikawan yang ingin meningkatkan perhatian pada masalah etika dalam kelas fisika mereka.
                Sementara sumber daya PEEP terutama ditujukan untuk tingkat SMA, banyak sumber daya juga cocok untuk pengantar fisika. Topik meliputi radiasi, perubahan iklim, senjata, ruang, energi dan transportasi (gambar berikut dari PEEP yang ikhtisar daerah).

Definisi dari Teori dan Kerangka berfikir dalam suatu penelitian, SKRIPSI, THESIS

Definisi dari Teori dan Kerangka berfikir dalam suatu penelitian, SKRIPSI, THESIS

Dalam penulisan laporan suatu penelitian , skripsi , thesis harus menyertakan Teori dan Kerangka Berfikir. Namun seringkali banyak orang yang salah dalam penulisan Teori,bisa berputar-putar dan bahkan tidak kontekstual dengan hal yang diteliti.

Sehingga seringkali orang bertemu dalam permasalahan dasar pengertian Apa itu Teori, Bagaimana Penulisan Dasar Teori yang benar?
Bukan hanya itu terkadang orang juga masih bingung dalam mengartikan dan membuat kerangka berfikir dalam penyusunan laporan penelitian. Oleh karena itu penulis mencuba untuk mencari pengertian dari Teori, cara penulisan dasar teori yang benar dan juga cara penulisan dan pengertian dari kerangka berfikir. Setelah menemukannya sekarang penulis ingin membagikannya kepada pembaca.. Semoga Bermanfaat .....
A. Pengertian Teori
Setelah masalah penelitian dirumuskan, maka langkah kedua dalam proses penelitian (kuantitatif) adalah mencari teori-teori, konsep-konsep, generalisasi-generelisasi hasil penelitian yang dapat dijadikan sebagai landasan teoritis untuk pelaksanaan penelitian. (Sumadi Suryabrata dalam Sugiyono, 2009:79)

BEASISWA PASCASARJANA DALAM DAN LUAR NEGERI


BEASISWA MELANJUTKAN S2 DALAM NEGERI DAN LUAR NEGERI

Bagaimana cara mendapatkan beasiswa dalam dan luar negeri?
Apa Syarat mendapatkan beasiswa?
 Bagaimana cara mendaftarkan beasiswa ?

banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika kita sedang akan lulus atau sudah lulus sarjana. 
Dalam Artikel ini akan dijelaskan bagaimana cara mendapatkan beasiswa bagi lulusan sarjana yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.
Ketika sudah selasai perkuliahan pada jenjang sarjana (S1) banyak diantaranya yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang selanjutnya, hal ini dikarenakan oleh benyak faktor diantaranya yaitu standarisasi pendidikan yang semakin tiggi, untuk memparoleh penghidupan yang lebih baik dan lain sebagainya.
namun untuk melanjutkan niat tersebut seringkali terdapat beberapa kendala. Faktor penghambat  yang paling dominan diantaranya adalah faktor finansial atau faktor biyaya.
Jangan khawatir bagi anda yang berprestasi dan memiliki kemampuan yang cukup baik pememrintah indonesia menyediakan solusinya. Seperti yang kita ketahui bahwasanya pemerintah dalam UUD menyatakan bahwa pemerintah menganggarkan 20 % dari APBN bagi perkembangan mutu pendidikan. Nah salah satu wujud dari 20 % tersebut adalah beasiswa bagi siswa dan mahaiswa yang berprestasi.

Hukum Faraday | contoh soal

HUKUM FARADA ADALAH "perubahan pada medan magnet dapat menghasilkan medan listrik"
BERIKUT PENJELASAN SELENGKAPNYA: 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


Hukum Faraday menyatakan hubungan antara jumlah listrik yang digunakan dengan massa zat yang dihasilkan baik di katode maupun anode pada proses elektrolisis. Hukum Faraday I menyatakan massa zat yang dihasilkan sebanding dengan jumlah muatan listrik yang melewati sel elktrolit tersebut, sementara Hukum faraday II menyatakan massa zat yang dihasilkan sebanding dengan massa ekuivalensi (w) zat tersebut pada sel elektrolisis.

PENGERTIAN ATOM DAN SEJARAH PENEMUAN TEORI ATOM

Rating: 4.5

A.    ATOM

·     Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur yang masih memiliki sifat unsur tersebut.
·     Setiap atom dari suatu unsur memiliki sifat tertentu yang berbeda dengan sifat atom unsur yang lain. Perbedaan ini meliputi sifat kimia dan sifat fisiknya.
·     Perbedaan antaratom terjadi karena perbedaan jumlah proton, elektron, dan neutron penyusunnya.
Teori tentang Atom













1.      Demokritus


→ atom merupakan partikel paling kecil yang tidak dapat dibagi lagi.
2.     John Dalton
a.     Atom merupakan bagian terkecil dair suatu zat yang tidak dapat dibagi lagi secara reaksi kimia biasa
b.     Atom suatu unsur tidak dapat berubah menjadi atom unsur lain
3.     J. J. Thomson
a.     Atom seperti roti kismis
b.     Atom merupakan bola pejal yang terdiri dari muatan positif (proton) dan muatan negatif (elektron) yang tersebar merata di seluruh bagian atom
c.     Jumlah proton sama dengan jumlah elektron sehingga bersifat netral

CONTOH RENCANA PEMBELAJARAN (RPP) GELOMBANG SMA KELAS XII

Rating: 4.5


RENCANA PEMBELAJARAN (RPP) GELOMBANG
SMA KELAS XII


Mata Pelajaran                    :               Fisika

Kelas/ Semester                  :               XII/1
Pertemuan ke                       :               1 sampai dengan 6
Alokasi waktu                       :               12 x 45 ’
Standar Kompetensi           :               Menerapkan  konsep dan prinsip gejala gelombang dalam menyelesaikan masalah
Kompetensi Dasar              :               Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang secara umum

Indikator:
1.       Mengidentifikasi karakteristik gelombang transfersal dan longitudinal
2.       Mengidentifikasi karakteristik gelombang mekanik dan elektromagnetik
3.       Menyelidiki sifat-sifat gelombang (pemantulan/pembiasan, superposisi, interferensi, dispersi, difraksi, danpolarisasi) serta penerapnnya dalam kehidupan sehari-hari
4.       Mengidentifikasi persamaan gelombang berjalan dan gelombang stasioner

Tujuan Pembelajaran:
Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat:
1.       Mengidentifikasi katrakteristik gelombang transversal dan longitudinal melalui presentas, percobaan atau demonstrasi di kelas secara klasikal
  1. Membedakan karakteristik gelombang mekanik dan elektromagnetik
  2. Mensdiskripsikan sifat-sifat umum gelombang (pemantulan/pembiasan, superposisi, interferensi, dispersi, difraksi, dan polarisasi)
  3. Merumuskan persamaan gelombang (simpangan, kecepatan, fase, dan energi) Melakukan percobaan Melde

RENCANA PEMBELAJARAN (RPP) GELOMBANG

Rating: 4.5


RENCANA PEMBELAJARAN (RPP) GELOMBANG


Mata Pelajaran                    :               Fisika
Kelas/ Semester                 :               XII/1
Pertemuan ke                     :               1 sampai dengan 6
Alokasi waktu                      :               12 x 45 ’
Standar Kompetensi           :               Menerapkan  konsep dan prinsip gejala gelombang dalam menyelesaikan masalah
Kompetensi Dasar              :               Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang secara umum

Indikator:
1.       Mengidentifikasi karakteristik gelombang transfersal dan longitudinal
2.       Mengidentifikasi karakteristik gelombang mekanik dan elektromagnetik
3.       Menyelidiki sifat-sifat gelombang (pemantulan/pembiasan, superposisi, interferensi, dispersi, difraksi, danpolarisasi) serta penerapnnya dalam kehidupan sehari-hari
4.       Mengidentifikasi persamaan gelombang berjalan dan gelombang stasioner

Tujuan Pembelajaran:
Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat:
1.       Mengidentifikasi katrakteristik gelombang transversal dan longitudinal melalui presentas, percobaan atau demonstrasi di kelas secara klasikal
  1. Membedakan karakteristik gelombang mekanik dan elektromagnetik